Di Manapun, Dunia anak ya bermain

Bening Banyu Renjani (kedua kiri) bersama teman-temannya di bantaran rel kereta Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ini bukan wisata, ini petualangan! Di usia Bening 4 tahun, kami mengajaknya ke permukiman liar di bantaran rel kereta Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di tempat itulah ayah bunda dulu ketemu saat jadi kakak voluntir "Sahabat Anak" layanan belajar bagi anak-anak jalanan.

Bening mah cepet kenal sama adik-adik yang tinggal di bantaran rel kereta. Adik-adik di sana sangat menyenangkan, apapun yang ada di dekat mereka bisa jadi mainan. Ya gerobak lah, ban atau barang bekas lah, pokoknya apapun.

Bagi kami orangtua, mengajak Bening ke tempat ini untuk membuka jendela pengalaman dirinya. Tentu ada banyak pelajaran bagi Bening maupun kami orangtuanya.

Mereka, anak-anak yang terlahir tidak sama dengan anak-anak berpunya. Mereka berbeda, tapi urusan main ya gak pandang perbedaan, dari perbedaan status, materi, maupun perbedaan tempat. Dunia anak itu tetap sama yaitu BERMAIN. Yang ada justru para orangtua yang sering mengintervensi dunia anak, gak ingin ada perbedaan tadi.

Kembali ke cerita. Gak tergambar bagaimana senengnya Bening main sama adik-adik yang dari hidungnya mengalir angka 11 meler, kaus dekil, kaki nyeker hingga bau apek. Kalau diamati mungkin lebih seneng main di permukiman liar ini dibanding mandi bola ataw main di istana balon yang ada di tempat-tempat bermain. Bening kalau ditanya mah jawabnya seneng, pas kami ajak pulang aja dia ngamuk sejadi-jadinya...

Cuma satu hal yang jangan dipetik, omongan adik-adik di sini tidak pantas jadi pelajaran. Bagi mereka mungkin umpatan2 kasar sesama mereka biasa dilontarkan, tapi bagi Bening hal itu tidak biasa karena kami orangtua tidak mengajarkannya.

Bening (kedua kiri) main kereta api tut...tut...tut...pakai tali.

Ini bukan wisata, ini petualangan! turun naik blusukan permukiman liar di bantaran Kanal Barat pinggir rel kereta api Tanah Abang.

Nyantai bareng teman2 di tembok Kanal Barat, Tanah Abang, yang dipenuhi permukiman liar.

Main gerobak punya tukang air dan ban bekas.

 Haiii...kenalan dong...

Nama kamu siapa?

Tolong ya...jangan foto ogut lagi bermain!

0 comments:

Post a Comment

 

Kicau Kacau

Semilir

Saung maya yang berisi repihan. Isinya segala tentang embusan angin, mulai dari angin duduk, angin lalu, angin semu, angin haluan, angin pegunungan, atau sekadar angin-anginan.

Dalam jeda perlawanan, selalu kembali ke keheningan, kegelapan rimba hutan dan bebatuan di ketinggian...

Creative Commons License
Karya di blog ini berada di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.